KOMPAS.com - Hipokalemia berarti kadar kalium dalam darah lebih rendah dari yang seharusnya. Kalium berperan dalam membantu saraf mengirim sinyal, membuat otot bergerak, dan memberi sel nutrisi. Selain itu, kalium juga penting dalam sel-sel di hati dan menjaga tekanan darah agar tetap stabil.Tingkat normal kalium adalah 3,6 hingga 5,2 milimol per liter (mmol/L). Hipokalemia ringan umumnya tidak menunjukkan gejala. Gejala biasanya muncul jika kadar kalium memang sangat rendah.Jika mengalami gejala berikut, bisa jadi seseorang mengalami hipokalemia: kelemahan kelelahan sembelit kram otot jantung berdebar (palpitasi). Kadar kalium dianggap rendah jika berada di bawah 3,6. Jika mencapai di bawah 2,5 mmol/L, kondisi ini bisa dibilang mengancam jiwa. Gejala yang dapat timbul, yaitu:kelumpuhan gagal napas kerusakan jaringan otot ileus (usus malas).
Dalam kasus yang lebih parah, ritme jantung abnormal dapat terjadi. Khususnya bagi penderita yang mengkonsumsi obat digitalis atau memiliki kondisi irama jantung tidak teratur, seperti: fibriliasi atrium atau ventrikel takikardia (detak jantung terlalu cepat) atau bradikardia (detak jantung terlalu lambat) detak jantung prematur. Gejala lain dapat termasuk: kehilangan napsu makan
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hipokalemia", Klik untuk baca: https://health.kompas.com/penyakit/read/2021/11/14/170000968/hipokalemia.
Penulis : Xena Olivia
Editor : Resa Eka Ayu Sartika
Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Kategori : healt | Redaksi : bahtera